………….Jika anda ribut2 menyuruh kerukunan dilaksanakan, kami di Bukittinggi telah menikmatinya. Sekali lagi, kami telah menikmatinya. Sungguh suatu pelajaran dan perjalan hidup yang kemudian memberi bekal ketika harus hidup di Jawa dan juga di negeri orang, jauh di seberang dunia dengan adat, agama, dan kebiasaan berbeda….

jam gadang itu dilihat dari depan pasar atas
Filed under: relationships | Tagged: bukittinggi, cina, minang, persahabatan, pasar atas, xaverius


