Telkom serba salah jadinya

Langkah PT. Telkom untuk berkiprah diluar Indonesia sebagai usaha untuk menunjukkan dirinya bukan jago kandang ternyata tidak mudah. Jika selama ini Singapore dengan aliansi Temaseknya bisa merangsek masuk ke berbagai jenis bisnis di Indonesia, maka langkah BUMN atau perusahaan nasional kita mempenetrasi pasar luar negeri justru sering ditanggapi salah oleh pasar dan masyarakatnya sendiri.

Tidak sedikit berita miring justru datang dari dalam negeri menanggapi langkah Telkom membangun data center melalui anak perusahaan Telin Singapore ini.

Data center saat ini telah menjadi salah satu sub sistem ICT guna menunjang pelaksanaan berbagai aktivitas dan aplikasi dari ICT sendiri, baik untuk kebutuhan pemerintah maupun bisnis swasta. Data center yang menjadi salah satu tulang punggung pelaksanaan bisnis ICT yang sarat dengan teknologi baru menjadi prasyarat mutlak bagi sebuah perusahaan besar sekelas Telkom untuk bersaing dan merebut pasar internasional. Banyak aplikasi sosial media yang tadinya dianggap sebelah mata oleh operator, telah berhasil menggerus pasar operator  incumbent, hanya karena mampu mempertahankan pelanggan atau user mereka. User yang dengan sukarela menyerahkan data-data terkait mereka seperti no pelanggan atau data SIM card mereka lalu kemudian di kompilasi oleh aplikasi sosial media seperti Whatsupp, Facebook dan Twitter, ternyata menjadi kekuatan utama bagi perusahaan yang menjalankan aplikasi-aplikasi tersebut.

Tidak heran jika Mark Zuckerberg ketika ditanya langsung dalam event Mobile World Congress pada Februari 2013 di Barcelona, dengan enteng menjelaskan mengapa ia membelanjakan sekitar 19 milyar US Dollar hanya untuk membeli perusahaan baru sekelas Whatsupp! Kekuatan WA yang telah memiliki dan mengantongi data jutaan pelanggannya menjadi alasan utama Mark, disamping bentuk bisnis WA sangat cocok untuk FB.

Ketika bertemu dengan salah seorang petinggi Telkom pagi ini dalam santap sahur, saya menanyakan apa yang terjadi sebenarnya dengan berita miring tersebut. CEO Telkom ini menjelaskan kekonyolan dari pemberitaan bahwa sebagian aplikasi e-government akan menggunakan sistem data yang akan dibangun Telkom dengan Telin pte tersebut.

Memang ini perlu digarisbawahi, pemberitaan yang simpang siur sudah seharusnya dicegah agar tujuan baik dan bagus dari suatu korporasi untuk bersaing dan mempenetrasi pasar internasional tidak tertahan oleh kesalahan sepele dalam penyampaian pemberitaan ataupun publikasi. Salah satu kesalahan mendasar dari berbagai perusahaan besar di Indonesia -juga pemerintah-adalah tidak adanya PR yang mumpuni. Kelompok public relation expert ini memang masih dipandang sebelah mata oleh berbagai institusi. Tentu kita masih ingat beberapa waktu lalu, betapa Presiden Jokowi dengan gampang menyebutkan nama salah satu operator yang memakai pesawat telpon pintar 4G/LTE hasil ciptaan tangan-tangan terampil dalam negeri karena tidak disediakannya press release yang memadai, atau tidak adanya PR yang mampu membrief secara tepat.

Sebagai birokrat yang memperhatikan jalannya perusahaan sekelas PT. Telkom sejak 35 tahun terakhir, saya pribadi sangat mendukung langkah Telkom masuk dan mengambil ceruk pasar Cloud system di negara tetangga kita Singapore, yang bukan saja bisa digunakan pasar setempat, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjangkau pasar dunia yang lebih luas.

Menjadi serba salah memang jika dikaitkan dengan telah terbitnya Peraturan Pemerintah 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik yang antara lain mewajibkan pelaku bisnis asing seperti perbankan untuk membangun data center mereka di dalam wilayah Indonesia.

Sudah seyogyanya pula memang langkah strategis BUMN nasional ini tidak perlu dikaitkan dengan masalah politik atau kinerja kementerian terkait.

—-

Fokus Pada Bisnis Internasional, Telkom Bangun Data Center di Singapura

Singapura, 5 Juni 2015 – PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (“Telkom”) melalui entitas anak usahanya Telekomunikasi Indonesia International Pte. Ltd. Singapore (Telin Singapore) membangun Telin Singapore Data Center and Telecommunication Hub yang terletak di Singapura. Pembangunan ini diresmikan melalui groundbreaking ceremony oleh pemerintah dari kedua negara yaitu Menteri BUMN Indonesia, Rini M. Soemarno dan Senior Minister of State (Trade and Industry), Lee Yi Shyan di Jurong, Singapura (5/6). Turut hadir Duta Besar Indonesia untuk Singapura Dr Andri Hadi, Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga, Direktur E-Business Ir. Azhar Hasyim, M.IT, Top Management dari IDA/EDB Singapura, serta para partner dan pelanggan Telin Singapore

Telin Singapore Data Center and Communication Hub merupakan salah satu bentuk sinergi regional antara Indonesia dengan Singapura. Hal ini ditandai dengan kepercayaan Pemerintah Singapura kepada Telin Singapore untuk membuka data center di Jurong. Data center yang dinamakan Telin-3 ini menjadi data center ketiga yang dimiliki dan dikelola oleh Telin Singapore setelah data center yang berada di Changi dan Tai Seng.

Telin Singapore, sebagai anak perusahaan Telin, melalui proses tender telah dipercaya oleh Pemerintah Singapura, yaitu Infocomm Development Authority of Singapore (iDA), Singapore Economic Development Board (EDB) dan Jurong Town Corporation (JTC) untuk membangun dan mengoperasikan data center di Jurong. Data center tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 8,000 meter persegi dengan gross floor area seluas 20,000 meter persegi berupa gedung 5 lantai. Data center yang ditargetkan beroperasi pada triwulan ketiga tahun 2016 tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Telin Singapore sebagai strategic hub bagi Telkom Group yang menghubungkan Indonesia dengan belahan dunia lainnya.

Menurut riset sebuah perusahaan penelitian teknologi, TechNavio, pasar data center di Asia Tenggara diharapkan berkembang hingga CAGR, mencapai 18.05% dari tahun 2014 hingga 2019, didorong dengan meningkatnya kebutuhan untuk cloud computing dan big data analytics.

Telin-3 dirancang untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan layanan data center premium, tidak hanya di Singapura namun juga untuk kawasan regional dan global market dimana Telin Singapore akan berperan sangat penting dalam menyediakan layanan konektivitas telekomunikasi global yang dapat diandalkan, aman dan stabil. Fasilitas ini dibangun untuk memenuhi desain Multi-Tier dan dapat beroperasi secara optimal.

CEO Telkom Group Alex J Sinaga mengatakan, Telin-3 akan memperkuat strategi inisiatif bagi bisnis internasional Telkom Group. “Telin-3 merupakan salah satu investasi kami di luar negeri yang sejalan dengan strategi pertumbuhan untuk memperkuat layanan kami dalam rangka menghubungkan mitra bisnis dan pelanggan dalam suatu digital supply chain,” ungkap Alex J. Sinaga.

Alex menambahkan, aksi korporasi ini merupakan sebuah pengalaman dan kesempatan yang baik bagi Telkom Group dalam memulai pengembangan data center dan hub telekomunikasi, sehingga mampu mendorong pertumbuhan data creation dan digital business ecosystem untuk menciptakan pertumbuhan kompetitif yang berkelanjutan bagi kita semua dalam industri ICT.

Sementara itu, Septika Noegraheni Widyasrini, CEO Telin Singapore mengatakan, groundbreaking ceremony Telin-3 menandai suatu langkah penting bagi Telin Singapore. “Ini merupakan kerjasama yang kedua Telin Singapore di bawah Special Direct Investment Incentive Scheme dengan EDB, iDA, dan JTC setelah investasi fasilitas pertama kami di Changi. Telkom Group telah berinvestasi selama beberapa tahun belakangan ini untuk membangun dan memperoleh aset strategis, kini kami akan segera memiliki infrastruktur terbaru dengan selesainya pembangunan Telin-3,” jelas Septika.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi dan penyedia jaringan terluas dan terbesar di Indonesia, Telkom terus berkomitmen untuk mengalokasikan resource-nya dengan memberdayakan infrastruktur dan network yang dimiliki. Melalui Telin selaku anak usaha yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan dalam menjalankan bisnis internasional, Telkom telah hadir melalui footprint di sepuluh negara, salah satunya di Singapura.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: