Gerhana Nyepi.

Bismillahirrahmanirrahiim.

Sebenarnya banyak hal yang ingin saya tulis tentang pengalaman berharga hari ini yang saya dapat. Mungkin nanti tulisannya akan bersambung karena sudah keburu malam dan saya besok masih harus ngantor  lebih pagi. Saya share dengan maksud hanya untuk sharing dan bisa diambil hikmahnya, semoga terjauh dari perbuatan riya.

Bangun sedikit kesiangan, setelah subuh saya bersyukur mendengar berita bahwa di Mesjid Komplek kami akan diadakan shalat Gerhana/kusuf berjamaah mulai jam 6.30 WIB. Spontan saya yang tadinya berencana untuk melihat dan menyaksikan gerhana (tidak) total di Jakarta/Depok mencari jadwal detil utk  DKI Jakarta dan sekitarnya. Diperkirakan di Jakarta puncak gerhana adalah pada pukul 7.30. Saya pun segera kirim SMS ke WAG mesjid komplek, menceritakan saya bersyukur atas rencana shalat gerhana di komplek dan mengharapkan tidak molor dari jadwal (tidak ngaret) sehingga saya masih bisa menyaksikan gerhana matahari yang dulu ketika saya masih kecil di kampung seingat saya pernah mengalami hal serupa, gerhana. Tapi saya tidak ingat detilnya dan apakah gerhana total.

Yang saya ingat hanyalah ketika itu bersama teman2 sepermainan, kami menghitamkan pecahan kaca dengan jelaga atau api dari kompor atau tungku, lalu kaca yang sudah hitam itu dijadikan kaca mata yang diperlukan untuk melindungi retina. (tidak ada peringatan dini dan penyediaan kaca mata khusus, seperti halnya sekarang jugamasih sangat minim terutama utk masyarakat di pelosok).

 

(to be continued)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: